Ternyata Ini Perbedaan H11 dan H16 untuk Fog Lamp

Diskussion gestartet von tania vor 1 Jahr

Lampu menjadi salah satu komponen yang tidak terpisahkan dalam kendaraan berupa mobil karena sebagai sumber pencahayaan pada kendaraan saat melintasi jalanan yang minim penerangan. Salah satu jenis lampu yang terdapat pada mobil adalah lampu fog lamp. Namun jenis lampu yang satu ini bukanlah sembarang lampu. Fog lamp atau lampu kabut merupakan jenis lampu yang umumnya sudah disematkan pada mobil keluaran terbaru.

Namun untuk mobil keluaran lama, biasanya belum dilengkapi dengan lampu jenis ini. Adanya kegunaan fog lamp pada kendaraan adalah membantu pengendara untuk melihat dalam jarak pandang yang terbatas, entah karena adanya kabut, asap kendaraan lain, hujan lebat, dll. Hal ini dikarenakan sorotan fog lamp yang cenderung melebar daripada pendaran cahaya lampu utama yang lebih jauh ke arah depan. Sehingga pada fog lamp cahaya yang dihasilkan cenderung lebih terang dengan jarak pencahayaan yang tidak terlalu jauh. Di pasaran fog lamp banyak dijual dengan berbagai macam jenis dan merk. Salah satu yang cukup familiar digunakan adalah lampu fog lamp Avanza.
 
Seperti yang sudah dijelaskan, fog lamp hanya digunakan untuk mengatasi pencahayaan di jalanan yang berkabut, adanya asap kendaraan lain yang tebal, serta saat kondisi hujan lebat. Sehingga penggunaan fog lamp tidak disarankan untuk dinyalakan pada kondisi normal atau siang hari. Bila nekat dinyalakan pada kondisi cerah di malam hari atau siang hari, paparan cahaya fog lamp akan membuat pengguna jalan lainnya, baik yang didepan maupun belakang terganggu pandangannya karena terlalu silau. Tentunya hal ini bisa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.
 
Dalam membeli fog lamp tentu harus menyesuaikan dengan kebutuhan mobil, misalnya fog lamp Avanza. Selain itu juga perlu diperhatikan juga tipe bohlam lampu yang sesuai. Adapun tipe lampu bohlam yang sering digunakan adalah lampu halogen H11 dan H16. Meskipun antara lampu H11 dengan H16 memiliki bentuk yang terlihat serupa, namun ada perbedaan mendasar pada keduanya terkait penggunaannya untuk lampu kabut (fog lamp). Karena tak sedikit yang melakukan fitting fog lamp untuk H16, namun sering memasangkannya untuk lampu H11. Begitu juga sebaliknya. Namun begitu, sebaiknya jangan memasangkan fog lamp dengan lampu halogen H16 menggunakan lampu H11, terlebih lagi jika housing fog lamp terbuat dari bahan mika tipis.
 
Tidak diperbolehkannya ini dikarenakan ada perbedaan antara H11 dengan H16. Ada baiknya Anda mengetahui perbedaannya berikut ini agar tidak sampai melakukan hal yang merugikan. Berikut ini ulasannya:

1. Lampu halogen H11.
Lampu tipe ini selain sering digunakan pada head lamp juga digunakan pada fog lamp. Oleh karena itu, housing (rumah lampu kabut) yang menggunakan H11 biasanya terbuat dari material yang kuat dan tahan dari panas yang dihasilkan oleh H11, mulai dari kacanya, housing, socket, hingga kabel yang dipergunakan. Karena lampu H11 memiliki daya yang lebih besar, yaitu 55 watt dan kekuatan cahaya (luminous flux) mencapai 1.350 lumen dengan sumber tegangan sebesar 12 Volt.

2. Lampu halogen H16.
Lampu H16 adalah lampu umum yang desain penggunaannya banyak diperuntukkan khusus pada fog lamp. H16 memiliki daya sebesar 19 Watt dan kekuatan cahaya yang dihasilkan dengan tegangan 12 Volt sebesar 500 lumen. Dibandingkan lampu H11, tipe yang ini lebih aman digunakan pada housing fog lamp dan lainnya yang menggunakan bahan mika sebagai kacanya. Hal ini dikarenakan panas yang dihasilkan oleh H16 tidak akan membuat housing dan mika meleleh. Sehingga tak heran banyak merk mobil yang pada fog lamp-nya menggunakan lampu H16, seperti pada fog lamp Avanza.

Salah satu website yang menghadirkan penjualan lampu mobil secara lengkap adalah rumah modifikasi

Du musst ein Mitglied dieser Gruppe sein, bevor Du an dieser Diskussion teilnehmen kannst